fb

Toko Bahan Kaos

Toko Bahan Kaos Kualitas Export, Lebih Baik Karunia Textile!

Delapan Jersey Terburuk Manchester United dari Masa ke Masa

Bagikan

Delapan Jersey Terburuk Manchester United dari Masa ke Masa

Kalau ngomongin Manchester United, yang kebayang pasti klub besar, sejarah panjang, dan prestasi yang bikin banyak tim lain iri. MU bukan hanya tentang sepak bola, tapi juga soal budaya, identitas, dan jersey.

Jersey Manchester United selalu punya tempat spesial di hati fans. Warna merahnya menjadi simbol kebanggaan. Tapi lucunya, di balik semua jersey ikonik MU yang legendaris, ada juga beberapa desain yang justru bikin fans garuk-garuk kepala. Ada yang terlalu “eksperimen”, ada yang warnanya nggak masuk, dan ada juga yang sampai bikin pemainnya sendiri nggak nyaman.

Dan di artikel kali ini,  kita bakal nostalgia tentang 8 jersey Manchester United yang dianggap buruk oleh The Sun dari masa ke masa —yang mungkin sebagian bikin kamu heran, dan sebagian lagi malah bikin kamu pengen koleksi karena saking uniknya. Apa saja? Yuk simak artikel berikut ini.

Jersey Away Biru Musim 1990-1991Jersey Biru Manchester United Musim 1990-1991

Manchester United punya sejarah panjang dengan jersey tandang warna biru. Di musim 1990-1991, MU memakai jersey biru yang bagi banyak fans terlihat terlalu gelap dan kurang “hidup”. Saat muncul di TV, warnanya sering tampak flat, tidak standout, dan kehilangan kesan premium yang biasanya jadi ciri khas MU.

Padahal, kalau MU main tandang, jersey harusnya jadi identitas kedua yang kuat. Tapi desain biru musim ini banyak yang menganggapnya biasa saja dan kurang ikonik. Karena itulah, jersey biru 1990-1991 termasuk salah satu jersey terburuk Manchester United.

Jersey Edisi Spesial Final Piala Winners 1990-1991Jersey Manchester United Edisi Spesial Final Piala Winners 1990-1991

Nah ini yang menarik, jersey ini dipakai dalam momen besar—final European Cup Winners’ Cup. Harusnya, jersey yang dipakai di final Eropa itu jadi sesuatu yang sakral, ikonik, dan selalu bisa kita kenang. Tapi kenyataannya, jersey edisi spesial ini justru masuk daftar jersey yang paling sering dikritik.

Warnanya putih dengan detail merah. Kedengarannya aman, tapi ketika kita lihat, materialnya terlihat mengkilap dan jatuhnya seperti pakaian training. Banyak fans bahkan menyebut jersey ini terlihat seperti piyama. Namun, karena MU menang dan membawa pulang trofi, jersey ini punya status “bersejarah”. Walaupun banyak yang menganggap desainnya jelek, tapi tetap ada rasa bangga saat melihatnya.

Jersey Away Biru Musim 1992-1993Jersey Biru Manchester United Musim 1992-1993

Kalau yang ini lebih ke soal desain yang terlalu ramai. Jersey biru 1992-1993 punya pola grafis yang cukup “berisik” khas era 90-an. Buat sebagian orang, desain ini terlihat retro dan keren. Tapi buat sebagian lainnya, jersey ini terlalu berlebihan dan bikin pusing. Apalagi kalau kamu suka jersey yang clean dan elegan, desain ini bakal terasa sangat ramai.

Karena itulah, jersey biru 1992-1993 sering masuk list jersey terburuk Manchester United walaupun tetap ada fans yang menyukainya.

Jersey Kiper Away 1992-1993

Jersey Kiper Manchester United Tahun 1992-1993

Kalau kita bicara jersey kiper MU era 90-an, sebenarnya ada satu kata yang cocok yaitu nyentrik. Jersey kiper 1992-1993 punya warna yang mencolok dan pola yang ramai banget. Buat sebagian orang, itu keren karena beda dan berani. Tapi buat sebagian besar fans, jersey ini terlalu “ramai” sampai terlihat seperti wallpaper jadul atau motif karpet.

Meski begitu, jersey kiper seperti ini punya pesona tersendiri. Karena sekarang, gaya retro dan nyentrik justru lagi tren. Jadi yang dulu mungkin kita anggap jelek, sekarang bisa jadi fashion statement.

Jersey Third Tahun 1993-1994

Jersey Manchester United 1993-1994: Hijau dan Keemasan

Ini salah satu jersey yang paling sering disebut “paling aneh” sepanjang sejarah MU. Musim 1993-1994, Manchester United sempat tampil dengan jersey yang warnanya jauh dari identitas klub yaitu hijau dan keemasan.

Sekilas, desain ini mungkin terlihat mewah. Tapi justru itu masalahnya. Banyak fans merasa MU terlihat seperti klub lain, bahkan ada yang bilang seperti kostum acara festival. Warna hijau yang dominan bikin orang sulit mengaitkannya dengan Manchester United.

Walaupun begitu, karena desainnya super berbeda, jersey ini malah jadi “buruan” kolektor retro. Kadang, sesuatu yang dulu kita benci justru sekarang jadi langka dan mahal saat ini.

Jersey Away Abu-abu Musim 1995-1996

Jersey Manchester United Abu-abu pada Musim 1995-1996

Kalau ada satu jersey yang pantas dapat gelar jersey terburuk Manchester United paling legendaris, jawabannya hampir pasti jersey abu-abu musim 1995-1996. Bukan cuma karena warnanya yang “mati” dan nggak punya aura MU, tapi karena ada kisah yang sampai sekarang masih sering diceritakan fans bola.

Di sebuah pertandingan melawan Southampton, MU mengenakan jersey abu-abu ini. Hasilnya? MU tertinggal. Lalu terjadi sesuatu yang jarang banget terjadi dalam sepak bola, yaitu saat Sir Alex Ferguson meminta pemain mengganti jersey di babak kedua.

Alasannya terdengar seperti lelucon, tapi ini beneran jadi pembahasan besar, warna abu-abu dianggap membuat pemain susah melihat rekan setimnya sendiri di lapangan. Bayangin, klub sebesar MU sampai harus ganti jersey di tengah pertandingan karena masalah visual. Sejak saat itu, jersey ini jadi simbol desain yang gagal total. Nggak heran kalau jersey abu-abu ini selalu masuk daftar jersey terburuk Manchester United.

Jersey Third Musim 2001-2002

Jersey Manchester United Musim 2001-2002

Masuk awal 2000-an, MU sebenarnya masih punya aura kuat sebagai tim besar. Tapi dari sisi jersey, musim 2001-2002 terasa agak hambar. Desainnya nggak seburuk jersey abu-abu, tapi justru masalahnya ada di situ, karena jersey ini dianggap terlalu biasa dan kurang berkarakter. Potongan kerahnya dianggap kurang cocok, detailnya terasa nanggung, dan secara keseluruhan tidak punya “wow factor”.

Di era ketika banyak klub mulai bermain dengan desain modern, jersey MU 2001-2002 terasa seperti desain aman yang akhirnya terlihat kurang menarik. Dan karena itu juga, banyak yang memasukkan jersey ini ke daftar jersey terburuk Manchester United, bukan karena jelek banget—tapi karena nggak meninggalkan kesan.

Jersey Home ala Chevron Musim 2009-2010

Jersey Manchester United ala Chevron Musim 2009-2010

Masuk ke era 2009-2010, MU mencoba sesuatu yang unik yaitu chevron alias pola huruf V besar di bagian dada. Di atas kertas, konsep ini sebenarnya menarik karena terinspirasi dari desain klasik. Tapi begitu dirilis justru memicu berbagai reaksi fans yang campur aduk.

Banyak yang merasa chevron-nya terlalu besar dan terlalu dominan, sampai-sampai identitas MU jadi “terpotong”. Jersey ini juga terlihat seperti jersey klub lain, bukan Manchester United yang biasanya punya desain elegan. Jadi nggak heran kalau jersey chevron 2009-2010 sering dianggap salah satu jersey terburuk Manchester United di era modern.

Kesimpulan

Manchester United memang klub besar dengan sejarah yang luar biasa. Tapi sejarah panjang itu bukan cuma soal trofi dan pemain legendaris—melainkan juga soal eksperimen desain jersey yang kadang sukses, kadang gagal.

Dari jersey hijau-keemasan 1993-1994 yang dianggap “nggak MU banget”, jersey abu-abu 1995-1996 yang sampai diganti di tengah pertandingan, sampai jersey chevron 2009-2010 yang bikin fans terpecah, semuanya punya satu kesamaan yaitu kontroversial dan sulit dilupakan.

Dan menariknya, meskipun banyak disebut sebagai jersey terburuk Manchester United, beberapa di antaranya justru jadi barang koleksi yang diburu karena keunikan dan nilai sejarahnya. Karena pada akhirnya, dalam sepak bola, bahkan jersey yang paling dikritik pun tetap jadi bagian dari cerita besar sebuah klub.

Toko Bahan Kain Berkualitas, Terlengkap, dan Harga Terbaik

Jika kamu mencari manufaktur bahan jersey berkualitas dengan harga yang terjangkau, kamu harus pilih Karunia Textile. Tersedia kain DryfitLotto PremiumSerena Premium, dan masih banyak lago. Langsung klik tombol whatsapp pada pojok kanan bawah untuk order atau informasi lainnya. Kamu juga bisa order melalui marketplace pada link berikut ini:

Tokopedia
Shopee

Bagi Karetexfren yang berada di Kota Bandung dan Surabaya, bisa langsung membeli bahan kaos di toko kami yang berlokasi di:

Karunia Textile Otista: Jl. Otto Iskandardinata 143A
Klik untuk petunjuk lokasi Google Maps

Karunia Textile Batununggal: Jl. Batununggal Indah Raya 165
Klik untuk petunjuk lokasi Google Maps

Karunia Textile Surabaya: Jl. Kapasan No.33
Klik untuk petunjuk lokasi Google Maps

Artikel yang berhubungan
Rekomendasi Bahan
Rekomendasi Bahan